Hello To Myself <body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://draft.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d3514530683853904140\x26blogName\x3dWo+Ai+Ni+%D8%A7%D9%84%D9%84%D9%87+~+Srikandi+Humaira\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://srikandiaisyahumaira.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://srikandiaisyahumaira.blogspot.com/\x26vt\x3d-3395462204992938597', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Diary

About

Links

Stuffs

Follow
Puteraku Bukan Insan Biasa
Friday, January 20, 2012 | 6:49 AM | 2 speak(s)


Pemuda itu harapan bangsa
Lulusan PhD tersemat pada nama 
Dia arif tentang dunia
Namun bukan dia yang ku damba

Pemuda itu hatinya tunduk
Al-Quran di hati kemas dijunjung
Ilmu agama tersemat kukuh
Kebahagiaan akhirat tujuan hidup
Namun bukan dia yang ku damba

Dia tidak dikenali dengan kejelikkan 
Dia tidak dikenali dengan kekayaan 
Dia tidak dikenali dengan segala sijil penghargaan
Sebaliknya,
Dia terkenal dengan kesederhanaan
Dia terkenal dengan ilmu yang telah dikongsikan
Dia terkenal dengan ibadah yang dipraktikkan
Dia juga terkenal dengan wajah penuh sinaran

Bagi pandangan kaca mata kebiasaan insan
Dia hanya manusia pada kebanyakkan
Namun,
Di dalam terselit mulianya keperibadian
Setiap perilaku baik bukan untuk diriakkan
Bukan juga untuk mengemis penghargaan insan
Segalanya untuk mencapai keredhaan
Keredhaan Ilahi itu menjadi kemestiaan


Apa yang pasti
Dia tetamu setia di ‘rumah’ Rabbi
Setiap solat dia yang kehadapan
Merebut peluang, timbangan pahala diberatkan
Saat itu, para pemimpin, para pembesar jua para bangsawan
Tiada pangkat dapat dibanggakan
Kini mereka semua sama di belakang

Sesungguhnya dia yang ku damba
Mampu menjadi imam kepada ummah, kepada keluarga
Insya-Allah, Putera Agama akanku jumpa..


“Ya Allah.. Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang Engkau miliki dan Engkau namakan diri-Mu dengannya.. Jadikanlah al-Quran sebagai penyejuk hatiku, cahaya di dadaku serta penghilang kesedihan dan kegelisahanku..” – Rijal al Din (Putera Agama)


Putera Agama bukan putera biasa, Putera Agama satu dalam sejuta..” - Humaira

SrikandiAisyaHumaira
10:00
20/01/2012
26 Safar 1433H

Labels:



♥ Older | Newer ❥
Hello To Yourself


Hello to myself hello to myself
Will you comfort me, saying don’t cry?
Hello to myself hello to myself
Will you tell me that I can do it?

Say It...

Cbox code here.


Listen...