Friday, October 28, 2011

Mencintai Dia Sebelum Si Dia


Perasaan cinta itu fitrah
Ingin dicintai dan mencintai itu lumrah
Kadangkala ia mudah
Kadangkalanya pula ia susah

Cinta yang susah
Hanya berada di hadapan kita
Dia Pemilik segala cinta
Bahkan diberi ganjaran bagi mereka yang mencintaiNya
Cinta itu sungguh indah
Kerana kita tidak akan dikecewakan
Itu janjiNya
“Dia menCINTAI mereka dan merekapun mencintai-Nya.” (al-Maidah:54)
Namun hanya mereka yang memiliki nur dihatinya
Bisa merasai kehadiran CintaNya
Cinta ini dirasakan syurga cinta
Kerana setiap ujian yang hadir dariNya
Menguji sejauh mana cinta kita
Sebanyak mana pengorbanan kita
Dan menyingkap apa itu cinta



Cinta yang mudah
Hanya bersandarkan nafsu dan godaan
Cinta itu pada mulanya indah
Dan sering disangkakan indah
Itu semua hanya pada zahirnya
Tidak akan kekal lama
Kerana kita akan dikecewakan mahupun megecewakan
Itu janjiNya
“Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa 
nafsunya sebagai Tuhannya, maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?” 
(al-Furqan:43)
Namun mereka yang gelap hatinya
Sering meremehkan cinta
Sehingga tidak mampu mengawalnya

Andai kata engkau jatuh cinta
Usahlah diluahkan kepada si dia
Kelak akan berkurangan rasa cinta kita kepada si dia
Cintai si dia dalam diam
Agar kesucian cinta itu lebih terjaga
Diam bukan bermakna tidak mengakui cinta
Diam itu untuk mengajar apa itu cinta
Apa itu kesabaran cinta
Dan apa itu pengorbanan cinta
Cinta dalam diam sebelum halal
Itu sudah cukup membuktikan
Cinta kita bukan cinta murahan


Andai perasaan itu tidak mampu terus membisu
Luahkanlah padaNya
Dia tahu apa yang terbaik buat hambaNya
Alirkanlah cinta itu mengikut aliran Allah
Kerana pada hakikatnya ia berhulu dari Allah
Dan berhilir hanya kepada Allah.

Jangan memberi harapan yang belum pasti
Kelak ada insan yang bisa terluka
Jangan menaruh harapan yang belum tentu dimiliki
Kelak hati yang dimiliki hadir kecewa

         
“Andai kaulah jodohku yang tertulis di Luh Mahfuz, pasti tertanam rasa cinta di hatiku yang dikurniakan Allah buat hatimu. Itu janji Allah. Oleh itu usah engkau ragui akan janji Allah.”
-Humaira

[klik pada gambar utk lebih jelas]

SrikandiAisyaHumaira
28/10/11
01 Zulhijjah 1432

"Lumrah cinta akan ada ujian. Ujian itu bagi mengenalpasti setakat mana dalamnya cinta. Kadangkala kita melalui beratnya ujian, tidak tertanggung rasanya. Ketahuilah, seberat manapun ujian kita, kita tidak pernah diuji supaya menyembelih anak sendiri atau meninggalkan insan tercinta di padang sahara. Kita juga belum lagi diuji dengan lemparan batu, sanak-saudara memboikot dan membenci atau berperang menentang musuh.

Ujian-ujian yang besar ini menjadikan para Nabi istimewa di mata Ilahi. Jadi, kalau benar kita cinta pada-Nya, usah mengharapkan hidup tanpa ujian. Usah juga meminta-minta ujian yang lebih besar . Berdoalah agar diberi kekuatan menghadapi apa jua ujian dari-Nya. Dia lebih tahu ujian mana yang layak bagi kita. Apa yang perlu diingat, Allah SWT sengaja menguji kita untuk mengenal dan membuktikan siapa yang lebih mencintai Dia".- Fatimah Syarha


Friday, September 16, 2011

Memories Of Yesterday


You made me laugh when I cried so hard
You gave me bracelets to cover my scars
You held me close when I was so cold
You offered a comforting hands to hold

And even we had our fights
Some how we knew everything would be alright
Ya, sure we had ups and downs
We shared our smiles and our frowns

But no matter what we stayed friends
You were here through the thick and thin
I love you more then words can say
And I wish you never had to go away

Even though you can’t be here
I thank Allah for all the years
Our friendship I will always Treasure..!

We’ll be friends
Hopefully without end
So I just wanna say thanks
Thanks for being my friend


SrikandiAisyaHumaira
03:05
16/09/2011
18 Syawal 1432H


Tuesday, August 16, 2011

Buat Kesekian Kali

Bismillah Ar Rahman Ar Rahim
Dengan nama-Mu 
Tuhan Agama Langit
Aku mula menzahirkan
Apa yang sedang bermelodi di hati
Hati kepunyaan-Mu ya Rabbi
Apa yang ku ada
Milik mutlak Ilahi..


Ikhlas ku katakan 
Coretan ini ku ukirkan buat insan-insan
Yang mahu memahami
Pada setiap bait
Tinta ini menjadi saksi
Dan pastinya saksi tetapku
Tidak berubah tidak berganjak
Tuhan Agama Langit yang Benar
Dunia, akhirat..


Aku merasakn seakan-akan diseru
Kesuatu daerah
Yang aku sendiri tidak mampu merungkainya..
Pada malam ini..
Malam 17 Ramadhan 1432H
Malam yang penuh dengan riwayatnya tersendiri
Untuk sama-sama kita bermuhasabah
Tentang kejadian ini
Yang sering disangkakan indah sempurna..


Namun,
Setiap detik terus berlalu
setiap detik itu terus menguji setiaku pada yang Satu
Dan setiap detik itu juga ku tidak menyedari
Kelalaian kian membawa kehancuran

Ku terfikir sejenak
Dan ku mula mengakui dengan penuh kejujuran
Diri ini hanya insan yang lemah
Adakalanya mudah tertipu
Pada janji-janji dunia fana
Pada khayalan dusta semata..

'Tidakkah engkau mengetahui
Engkau sebenarnya angkuh
Angkuh dengan perintah Tuhan mu
Padahal engkau tidak bisa tenang
Tanpa cinta Pemilik Segala Cinta'


Mengapa??
Mengapa aku mudah membiarkan manik-manik jernih ini terus mengalir?
Aku berusaha memujuk dirimu
Kembalilah
Kepada Kekasih yang Satu
Kembalilah 
Kepada Kekasih mu yang Setia
Kau tidak akan mampu bertahan
Dan jangan pernah kau bermimpi
Bahawa ketenangan akan menjadi milik mu abadi
Tanpa cahaya cinta-Nya
Segalanya tidak mungkin terjadi..
  
SrikandiAisyaHumaira
01:03
17/08/2011
17 Ramadhan 1432H
______________________________


Terpanggilku ke sini suatu tika
Ku tiba di kota bersama cita-cita
Lantas hati terpaut pada maya pesona
Percaya segalanya indah sempurna

Masa berlalu menduga kesetiaan
Kealpaan diri menuju kehancuran

Aku yang lena lemah tak berdaya
Seirng terlupa jua terpedaya
Pada segala dusta yang fana
Hanyut dibuai mimpi dunia

Aku yang angkuh dan kian terleka
Menghitung waktu menuruti rasa
Tanpa cinta-Mu aku gelisah
Terus menjauh tiada arah

Inginku kembali pada-Mu oh Kekasih
Tak ingin ku tempuh hidup sebegini
Resah keliru mengaburi mata hatiku
Tiada ketenangan ku rasakn di jiwa ini

Tanpa cahya-Mu aku terus terjatuh
Ku rayu redha-Mu
Sambutlah tanganku

Kekasih ku pohonkan kemaafan-Mu
Kekasih ku dambakan keampunan dari-Mu


Friday, August 5, 2011

Duhai Manusia! Janganlah berpaling dari yang Esa..


Saat ini jemari kurniaan-Nya mula menari
Saat ini bicara lahir dari hati
Saat ini hati teringat Ilahi
Saat ini diri ini mula menangis


Menangis menangis dan menangis..
Setitis demi setitis
Gugur mutiara melintasi pipi
Semakin lama semakin tegar untuk berhenti



Ya Allah..
Aku tahu Kau mengetahui apa sbenarnya di hati ini
Aku sungguh khuatir..
Apa yang bakal terjadi pada hari esok
Membawa kepada kehancuran dunia
Mungkin
Manusia itu memang sama
Tetapi tidak pernah serupa..



Aku khuatir
Jika sekiranya yang bernama manusia itu
Tidak bersyukur atas nikmat-Nya
Angkuh dengan kemajuan yang mereka capai
Sekaligus merosakkan alam yang indah
Dengan tangan mereka sendiri..!


Kerna..
Di dalam Kitab Langit ada tertulis
‘Telah timbul berbagai-bagai kerosakan dan bala bencana di darat dan di laut dengan sebab apa yang telah dilakukan oleh tangan manusia; (timbulnya yang demikian)
Kerana Allah hendak merasakan sebahagian daripada balasan perbuatan-perbuatan buruk yang mereka telah lakukan, supaya mereka kembali (insaf dan bertaubat’ (Ar-Rum 30:41)


Apabila akhirat itu tiba
Maka terhapuslah segala dusta


Percayalah bahawa
Sesungguhnya semua manusia itu rugi,
Kecuali yang beriman dan beramal soleh,
Berpesan-pesan akan kebenaran dan
Berpesan-pesan juga akan kesabaran..

SrikandiAisyaHumaira
05/08/2011
05 Ramadhan 1432H


Anda mungkin juga meminati :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...